Association Between Knowledge And Dysmenorrhea Management Behavior Among Adolescent Girls At Sman 6 Lhokseumawe, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30867/aich.v3i1.1575Keywords:
Adolescent Girls; Dysmenorrhea; Knowledge; Management BehaviorAbstract
Dysmenorrhea is the most common menstrual disorder among adolescent girls, characterized by menstrual cramps that usually begin within the first 24 hours of menstruation and subside by the second or third day. Dysmenorrhea can adversely affect adolescents by reducing learning capacity, increasing school absenteeism, impairing concentration, interfering with academic performance, and limiting social interactions. Knowledge plays an important role in shaping adolescents' behavior in managing dysmenorrhea. This study aimed to examine the relationship between knowledge and dysmenorrhea management behavior among adolescent girls at SMAN 6 Lhokseumawe. This observational analytic study employed a cross-sectional design with a total sampling technique involving 114 eligible adolescent girls who met the inclusion criteria. Statistical analysis revealed a significant relationship between knowledge and dysmenorrhea management behavior (p = 0.026). Adolescent girls with higher levels of knowledge demonstrated more appropriate behaviors in managing dysmenorrhea. These findings indicate that improving adolescents' knowledge through accurate and reliable health information may promote appropriate self-management practices for dysmenorrhea
References
Dinkes Aceh. (2019). Profil Kesehatan Aceh. Dk, 53(9), 1689–1699
Handayani, T.Y. & Sari, D.P. (2021) ‘Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Mengatasi Dismenorea’, Medihealth : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Sains [Preprint]. Available at: https://jurnalmbp.org/index.php/Medihealth/article/view/4/6
Indrayani, T., Astiza, V., & Widowati, R. (2021). Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Rw.03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Journal for Quality in Women’s Health, 4(1), 94–103. https://doi.org/10.30994/jqwh.v4i1.109
Mahfujiah, F., & Santi, A. B. G. (2024). Pengaruh Pemberian Minuman Kunyit Asam Dan Massage Effleurage Menggunakan Minyak Aroma Therapy Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer Pada Remaja: Studi Kasus Pada Remaja Putri Dengan Dismenorea. Journal Of Midwifery, 12(1), 98–103
Mardiyah, M, S. & Rizal, A.,(2024) Hubungan Pengetahuan Remaja dengan Perilaku Penanganan Dismenore. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 5722-5729
Meylawati, L.E. & Anggraeni, F. (2021) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dalam Mengatasi Dismenorea Primer Pada Remaja’, Jurnal Wacana Kesehatan, 6(1), p. 33. Available at: https://doi.org/10.52822/jwk.v6i1.171
Misliani, A., Mahdalena, & Firdaus, S. (2019). Penanganan Dismenore Cara Farmakologi dan Nonfarmakologi. Jurnal Citra Keperawatan, 7(1), 23-32.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta
Rahmawati, S., Wardhani, U. C., & Muharni, S. (2023). Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Nyeri Dismenorea Pada Remaja Di Mts Al Muttaqin Sungai Ungar Karimun. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(8), 796–802.
Sima, R. M., Sulea, M., Radosa, J, C., Findeklee, S., Hamoud, B, H., Popescu, M., Gorecki, G, P., Bobirca, A., Bobirca, F., Cirstoveanu, C & Ples, L., (2022) The Prevalence, Management and Impact of Dysmenorrhea on Medical Students' Lives A- Multicenter Study.: healthcare, Basel, Switzerland, Vols.10(1), 157.
Triningsih, R. W., & Mas’udah, E. K. (2018.). Studi Literatur Mengurani Dismenore Penanganan Komplementer
Wulandari, A., Hasanah, O & Woferst, R., (2018) Gambaran Kejadian dan Manajemen Dismenore pada Remaja Putri di Kabupaten Lima Puluh Kota Pakanbaru. JOM FKp, Vol. 5 No. 2


