Asuhan Keperawatan pada ny. A Dengan Chronic Kidney Disease Stage di RSUD dr. Zainoel abidin

Penulis

  • Feby Qamara Universitas Syiah Kuala
  • Cut Husna Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.30867/jeumpa.v5i1.1394

Abstrak

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel yang dapat menimbulkan komplikasi seperti ensefalopati uremikum, hipervolemia, gangguan pertukaran gas, hipertermia, dan risiko infeksi. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada pasien CKD yang dirawat di ruang rawat inap. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami penurunan kesadaran dengan nilai GCS 6 (E2 V2 M2), TD 213/104 mmHg, edema ekstremitas bawah (+2), ronchi pada paru, ketidakseimbangan cairan, serta peningkatan suhu 39°C. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi penurunan kapasitas adaptif intrakranial (Ensefalopati Uremikum), hipervolemia, gangguan pertukaran gas, hipertermia, dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan status neurologis dan tanda vital, pengaturan posisi semi-Fowler dengan elevasi kepala 30°, pembatasan cairan dan natrium, pemantauan intake-output, kompres hangat, pemberian antibiotik meropenem dan antipiretik paracetamol, serta edukasi cuci tangan dan penerapan teknik aseptik untuk mencegah infeksi. Selain intervensi keperawatan standar, diterapkan Evidence Based Nursing berupa posisi semi-Fowler 30°, suction jalan napas, Ankle Pumping Exercise, kompres hangat, serta edukasi cuci tangan dan teknik aseptik untuk mendukung perbaikan kondisi pasien dan mencegah komplikasi. Evaluasi keperawatan menunjukkan diagnosa teratasi yaitu hipertermia, diagnosa risiko masih dalam pemantauan yaitu risiko infeksi, dan tiga diagnosa lainnya teratasi sebagian yaitu penurunan kapasitas adaptif intrakranial, hipervolemia, dan gangguan pertukaran gas. Studi kasus ini diharapkan perawat dapat menjadikan referensi dalam memberikan asuhan keperawatan. Rekomendasi yang diberikan kepada keluarga pasien berupa pentingnya menjaga diet serta pencegahan infeksi pada pasien CKD.

Referensi

Andrianys, I., Normalia, N., Rahanbinan, L. D., & Tasa, H. (2025). Pengaruh pemberian posisi semi-Fowler terhadap saturasi oksigen di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Jurnal Berita Kesehatan, 18(2), 315. https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/315

Atmojo, N. F., Suparmi, A., Putradana, A., Maulana, A. E. F., & Putra, A. A. (2024). Tingkat kepatuhan pembatasan cairan berhubungan dengan terjadinya hipervolemia pada pasien gagal ginjal kronik. PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(1). https://doi.org/10.47506/1e22aq62

Chanif, & Prastika, D. (2026). Position of Fowler and Semi Fowler to reduce dyspnea level while undergoing nebulizer therapy. South East Asia Nursing Research.

Che, Y., Lu, T., Wang, T., et al. (2023). A meta-analysis of the clinical efficacy of head-of-bed elevation for patients with acquired brain injury. Journal of Neuroscience Nursing, 55(3), 91–96.

Fauziyah, N., & Rahayu, S. (2020). Pemantauan berat badan sebagai indikator status cairan pada pasien penyakit ginjal kronik. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 112–118.

Fitriani, D., Sari, M., & Putri, A. (2023). Pemantauan edema pada pasien chronic kidney disease dengan kelebihan volume cairan. Jurnal Keperawatan Klinis, 11(1), 45–52.

Ismail, A. S., Mohammad, S. Y., & Mourad, A. H. (2024). Effect of body position on oxygenation and hemodynamic status among patients with traumatic brain injury. Evidence-Based Nursing Research, 3(2), 15.

Khotimah, N., Saragih, A. M. L., Nurbaiti, S., Handayani, D. R., & Sulymbona, N. (2024). Pengaruh pengetahuan terhadap kemampuan cuci tangan keluarga pasien dalam mencegah infeksi nosokomial di RS Bhakti Asih Tangerang. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(1).

Novianti, R., Sekar Siwi, A., & Nurya, et al. (2025). Penerapan suction dalam asuhan keperawatan pada pasien TBC dengan bersihan napas tidak efektif di ruang ICU RSUD Kardinah Tegal. Al Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan, 14(2), 245–251.

Nugroho, A., & Wahyuni, S. (2020). Efektivitas kompres hangat dalam menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 45–52.

Nurhayati, S., Rahman, A., & Kurniawati, D. (2021). Hubungan retensi cairan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien penyakit ginjal kronik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(3), 201–207.

Nurhayati, S., Putra, R., & Wulandari, N. (2022). Risiko infeksi nosokomial pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani perawatan intensif. Jurnal Ners Indonesia, 12(2), 95–102.

Oktorina, R., Oktavia, M., Wahyuni, A., et al. (2025). Comparing deep breathing and semi Fowler position to reduce respiratory rate in asthma patients: A quasi experimental study. REAL in Nursing Journal, 8(2), 104–115.

Pratiwi, D., Handayani, R., & Utami, N. (2023). Dukungan status nutrisi dalam pencegahan infeksi pada pasien penyakit ginjal kronik. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(1), 33–40.

Saputri, E., & Hidayati, L. (2022). Monitoring keseimbangan cairan pada pasien chronic kidney disease dengan hipervolemia. Jurnal Keperawatan Profesional, 10(2), 89–96.

Septiana, N. T. (2025). Implementation of ankle pump exercise for edema reduction in chronic kidney disease patients. Jurnal Pinang Masak, 4(1).

Shrivastava, A., Kumar, P., & Singh, S. (2022). Efficacy and safety of antipyretic therapy in febrile patients: A systematic review. International Journal of Clinical Practice, 76(8), Article e14498. https://doi.org/10.1111/ijcp.14498

Siagian, R., Juliani, E., & Zendrato, M. (2025). Efektivitas pemantauan status respirasi dan terapi bronkodilator pada pasien dengan gangguan pertukaran gas. Jurnal Keperawatan Respirasi, 5(1), 15–22.

Salfiyadi, T., Mardiah, A., Faisal, T. I., Kesehatan, J., Poltekkes, G., & Aceh, K. (2023). Peran Perawat Gigi di Puskesmas Dalam Mendukung Transformasi Kesehatan The Role of Dental Nurses in Community Health Centers in Supporting Health. JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 64–70. https://doi.org/https://doi.org/10.30867/jeumpa.v2i1.199

Utami, E. W. N., Budi, A. W. S., & Nurfaizah, N. (2025). Pengaruh open suction pada perbandingan posisi semi-Fowler 30˚ dan 45˚ untuk meningkatkan saturasi oksigen di ruang ICU: Studi kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 881–888.

Wardani, S., Afrila, N., & Putri, Y. (2025). Kolaborasi pemberian antibiotik dalam pencegahan komplikasi infeksi pada pasien penyakit kronis. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Terapan, 7(1), 55–63.

Wen, B., Zhou, Y., & Li, H. (2021). The effect of physical cooling interventions on body temperature in patients with fever: A systematic review. Journal of Advanced Nursing, 77(5), 2172–2183. https://doi.org/10.1111/jan.14893

Widodo, A., & Pratiwi, D. (2020). Penerapan teknik aseptik oleh perawat dalam pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat inap. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 45–51.

Yuliastuti, F., Faridah, U., Jauhar, M., & Kanan, T. (2025). Semi-Fowler position increasing oxygen saturation in non-hemorrhagic stroke patients: A quasi-experiment study. Journal of Pubnursing Sciences, 3(3), 93–100.

File Tambahan

Diterbitkan

10/01/2026

Cara Mengutip

Qamara, F., & Husna, C. (2026). Asuhan Keperawatan pada ny. A Dengan Chronic Kidney Disease Stage di RSUD dr. Zainoel abidin. JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 35–41. https://doi.org/10.30867/jeumpa.v5i1.1394

Terbitan

Bagian

EDISI