Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sosial Budaya Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Minat Pemeriksaan Inspeksi Viusal Asam Asetat (IVA) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks

Authors

  • Eva Saputri Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Lili Kasmini Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Fitria Universitas Bina Bangsa Getsempena

DOI:

https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v19i1.1298

Keywords:

IVA, Kanker Rahim, Pengetahuan, PUS, Sosial Budaya

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), kanker serviks menempati urutan kedua sebagai kanker yang paling banyak menyerang wanita setelah kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan ibu dan faktor sosial budaya terhadap minat melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara mulai bulan April 2025 hingga Agustus 2025. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 186 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara tingkat pengetahuan dengan minat pemeriksaan IVA pada pasangan usia subur. Selain itu, hasil uji statistik juga menunjukkan nilai p-value = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara faktor sosial budaya dengan minat pemeriksaan IVA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan faktor sosial budaya berpengaruh signifikan terhadap minat ibu dalam melakukan pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker serviks. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan serta pendekatan berbasis sosial budaya untuk meningkatkan minat ibu melakukan pemeriksaan IVA.

References

1. Andrijono. (2009). Kanker servik. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

2. Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

3. Batubara, G. F. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur terhadap minat melakukan IVA test di wilayah kerja Puskesmas Wek I Kota Padangsidimpuan.

4. Black, J. M., & Hawks, J. H. (2009). Medical-surgical nursing: Clinical management for positive outcomes (8th ed.). Elsevier.

5. Danandjaja, J. (2020). Folklor Indonesia: Kajian tradisi lisan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

6. Darsini, D., Fahrurrozi, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.

7. Djaali. (2021). Psikologi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

8. Hartati, D. (2025). Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur (WUS) tentang pemeriksaan inspeksi visual asetat (IVA) test di wilayah kerja UPT Puskesmas Babulu. 5, 3526–3538.

9. Evriarti, P. R., & Smon, A. (2022). Patogenesis human papillomavirus (HPV) pada kanker serviks. Jurnal Biotek Medisiana Indonesia.

10. Fatim, K., & Suwanti, L. (2017). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang menggosok gigi terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak TK B. Jurnal Keperawatan, 10(1), 25–34.

11. Gurusumedang. (2019). Domain psikomotor menurut taxonomy Dave’s.

12. Hadadsha, R. E. (2020). Penggunaan teori psikologi sosial budaya untuk menggambarkan individu. Buletin K-PIN, 6(22). https://buletin.k-pin.org/index.php/arsip-artikel/747-penggunaan-teori-psikologi-sosial-budaya-untuk-menggambarkan-individu

13. Hanifah, S., Gayatri, R. W., Rachmawati, W. C., & Adi, S. (2023). Pengetahuan dan sikap siswa serta guru sekolah dasar tentang protokol kesehatan di SDN Jodipan Kota Malang. Sport Science and Health, 5(2), 106–116. https://doi.org/10.17977/um062v5i22023p106-116

14. Hurlock, E. B. (2021). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

15. Juanda, D., & Kesuma, H. (2015). Pemeriksaan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) untuk pencegahan kanker serviks. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 2(2), 169–174.

16. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Situasi penyakit kanker: Pusat data dan informasi. Jakarta: Kemenkes RI.

17. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Hari Kanker Sedunia.

18. Koentjaraningrat. (2020). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

19. Kumalasari, I. (2021). Kesehatan reproduksi. Jakarta: Salemba Medika.

20. Mardiana, L. (2021). Kanker pada wanita: Pencegahan dan pengobatan dengan tanaman obat. Jakarta: Penebar Swadaya.

21. Muhamad, Z., Harismayanti, H., & Nunu, F. R. (2025). Gambaran pengetahuan wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan Pap smear dengan menggunakan IVA test di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(4), 1519–1530. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i4.19383

22. Notoatmodjo, S. (2019). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

23. Nurwija, A., Andrijono, & Suheimi. (2021). Cegah dan deteksi kanker serviks. Jakarta: Elex Media Komputindo.

24. Pastuty, R., Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). Asuhan kebidanan pada kesehatan reproduksi.

25. Purwanti, S., Handayani, S., Rr, D., & Kusumasari, V. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan tentang IVA dengan perilaku pemeriksaan IVA. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang, 8(1), 63–72.

26. Purwanto, N. (2014). Psikologi pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

27. Ristiani, R. (2019). Perbedaan Efektifitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Slide Power Point Dan Leaflet Terhadap Motivasi Pemeriksaan Iva Pada Ibu Ibu Pkk Di Balecatur Gamping Sleman Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

28. Sani, & Kusyanti. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang IVA test dengan kesadaran melakukan IVA test. 5(2).

29. Shalsa, A. (2022). Upaya guru dalam menanamkan pendidikan karakter pada anak usia dini di TK Pertiwi Rejasa Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara.

30. Soemardjan, S. (2022). Tokoh sosiologi Indonesia dan dunia lengkap dengan teorinya. Quipper. https://www.quipper.com/id/blog/mapel/sosiologi/tokoh-sosiologi-dan-teorinya/

31. Suhart, Y. (2009). Hubungan antara sikap, minat, dan perilaku manusia. Jurnal Region, 1(3), 1–19.

32. Suwanti, & Aprilin. (2017). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam kehamilan di Desa Sumbersari Kecamatan Megang Sakti Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Bidan.

33. Urmaneti, E., Erfiana, E., & Eka Putri, D. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks pada wanita usia subur dengan perilaku pemeriksaan IVA test di wilayah kerja Puskesmas Kuamang Kuning 1. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(3), 51–59.

34. Wignjosasono, K. W. (2022). Transformasi sosial budaya masyarakat pasca pandemi COVID-19. Sebatik, 26(1), 387–395. https://jurnal.wicida.ac.id/index.php/sebatik/article/view/1855

35. Winkel, W. S. (2009). Psikologi pengajaran. Jakarta: Media Abadi.

36. World Health Organization. (2024). WHO guideline for screening and treatment of cervical pre-cancer lesions for cervical cancer prevention.

37. Yudianti, & Rekan. (2022). Wanita dan kesehatan keluarga.

38. Yunita, S., Jundillah, Z. N., Jannati, N. B., Laila, L., Yuliani, N. L. D., Wardani, Y., Santri, N., & Soepomo, J. (2024). Pemberdayaan perempuan dalam upaya deteksi dini kanker serviks. Jurnal Kesehatan, 4.

39. Zulkarnain. (2021). Penguatan ketahanan keluarga di tengah pandemi: Rekam jejak Kuliah Kerja Nyata IAIN Takengon Tahun 2021. Thesiscommons.org.

Downloads

Published

28-04-2026

How to Cite

Saputri, E., Kasmini, L., & Fitria. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sosial Budaya Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Minat Pemeriksaan Inspeksi Viusal Asam Asetat (IVA) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 19(1), 33–48. https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v19i1.1298

Issue

Section

Original research

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.