Edukasi “Saraga” Sadar Kekerasan Pada Anak Dalam Keluarga Tentang Empat Bentuk Kekerasan Terhadap Anak Usia Sekolah Di Mesjid Guci Rumpong Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie
Keywords:
Edukasi SARAGA, Kekerasan Terhadap Anak, Anak Usia Sekolah, Peran Orang TuaAbstract
Anak merupakan kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus karena kekerasan dalam keluarga dapat mengganggu tumbuh kembang dan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Data nasional menunjukkan tingginya angka kekerasan terhadap anak, terutama pada usia sekolah (6–12 tahun), sehingga diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan peran aktif orang tua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua melalui edukasi “SARAGA” (Sadar Kekerasan pada Anak dalam Keluarga) tentang empat bentuk kekerasan, yaitu fisik, psikologis, seksual, dan sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 02 November 2025 di Mesjid Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, dengan melibatkan dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, serta orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan secara langsung dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif peserta dan meningkatnya pemahaman orang tua mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dalam keluarga.
References
1. Almual Hidayat. (2018). Pengantar Buku Keperawatan Anak (2nd ed; Dr.Dripa Sjabana, ed.). Jakarta: Dr.Dripa Sjabana.
2. Departemen Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2020.
3. Inten & Permatasari. (2019). Literasi Kesehatan pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Eating Clean. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 366–376. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.188.
4. Widiasputri, D. Y., Rochaeti, N., & Sri, E. (2016). Pelaksanaan Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual Oleh Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana di Provinsi Jawa Tengah. Diponegoro Law Journal, 5(4), 1–17.
5. Sakroni, S. (2021). Kekerasan Terhadap Anak Pada Masa Pandemi Covid-19. Sosio Informa, 7(2).
6. Rahmiati, & Ninawati, M. (2022). Problematika Perkembangan Anak Di Sekolah Dasar: Kekerasan Seksual Pada Siswa Sekolah Dasar dan Pencegahannya. Seminar Nasional PGSD UHAMKA.
7. Azzahra, N. (2019). Faktor Penyebab Meningkatnya Kekerasan terhadap Anak dan Tata Cara Penyelesaiannya Menurut Hukum Keluarga Islam (Studi Penelitian pada P2TP2A Kota Banda Aceh). UIN Ar-Raniry.
8. Sari, N., Neherta, M., & Fajria, L. (2023). Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan pada Anak Usia Sekolah Dalam Keluarga di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jurnal Ners, 7(2), 894-900.
9. Sari, N., (2025) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekerasan Pada Anak Usia Sekolah Dalam Keluarga Di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (JKF) , 8 (1), 31-40. https://doi.org/10.35451/tne06735
10. Hidayati, R. W., & Sumiyarini, R. (2019). Gambaran Perilaku Verbal Abuse Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Remaja Di SMP N 2 Gamping Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 5(2), 107–111











