Sosialisasi Penerapanan Senam Anti Stroke sebagai Upaya Pencegahan Stroke Pada Penderita Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.30867/geulayang.v3i4.1221Keywords:
Stroke, Hipertensi, Senam Anti Stroke, Pencegahan Stroke, Pendidikan Kesehatan.Abstract
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan, terutama pada penderita hipertensi yang memiliki risiko tinggi mengalami kejadian stroke. Upaya pencegahan diperlukan melalui pendekatan promotif dan preventif, salah satunya dengan penerapan aktivitas fisik berupa senam anti stroke. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya penderita hipertensi, mengenai pencegahan stroke melalui sosialisasi dan pelaksanaan senam anti stroke. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan disertai demonstrasi dan praktik langsung senam anti stroke kepada masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan partisipasi, antusiasme, serta pemahaman peserta terhadap materi dan gerakan senam yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias dan mampu memahami serta mempraktikkan senam anti stroke dengan baik. Sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengendalian hipertensi dan pencegahan stroke. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong penerapan senam anti stroke secara rutin sebagai upaya menurunkan risiko stroke dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.
References
Clara, A. (2025). A Study of the Impact of Lifestyle Modification on Stroke Recurrence in High-Risk Patients Author: Alexandra Clara Date: Feb, 2025.
Delima, M., Kasrin, H. R., & Jafri, Y. (2023). Jurnal Abdimas Kesehatan Perintis Manajemen Pencegahan Stroke dengan Senam Anti Stroke di Jorong Sungai Saraik Kecamatan Baso. 4(2), 23–28.
Erawati, E., Ridwan, M., Triredjeki, H., Tentrem, S., & Talib, R. (2025). Implementation of Anti-Stroke Exercises to Address Stroke Prevention in Villages. 16(1).
Hijriana, I., & Sari, N. (2022). Efektivitas aerobic exercise terhadap status kardiovaskular lansia pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan, 20(1), 43–52.
Hijriana, I., & Yusnita, Y. (2022). Pelaksanaan Senam Lansia dalam Upaya Peningkatan Kesehatan. Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum, 3(2), 217–219. https://doi.org/10.47065/jrespro.v3i2.3197
Joint National Comittee 8. (n.d.). JNC 8: Hypertension.
Kemenkes RI. (2019). Pedoman pelaksanaan CERDIK dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta. https://promkes.kemkes.go.id/resources/download/pedoman/ptm/Pedoman-Pelaksanaan-CERDIK.pdf
Melati, M., Utomo, W., & Agrina, A. (2021). Pengaruh senam anti stroke terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 206–214. https://doi.org/10.1177/00302228221124643
Saifullah, Y. Y., Rachman, M. E., Limoa, L. T., & Hamado, N. (2024). Literature review: Hubungan hipertensi dengan kejadian stroke iskemik dan stroke hemoragik. Fakumi Medical Journal. Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 04(10), 695–708.
Venketasubramanian, N., Yudiarto, F. L., & Tugasworo, D. (2022). Stroke burden and stroke services in Indonesia. Cerebrovascular Diseases Extra, 12(1), 53–57. https://doi.org/10.1177/23779608221078100











