Faktor Prediktor Kejadian Anemia Pada Remaja Putri

Authors

  • Komala Kartikasari Nst Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Nelva Riza Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Cut Aja Nuraskin Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v19i1.1393

Keywords:

Anemia, Pola Makan, Siklus Menstruasi, Status Gizi

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok berdasarkan usia dan jenis kelamin. Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi hampir semua orang dan menjadi permasalahan kesehatan global yang patut diperhatikan. Prevalensi anemia menurut perkiraan WHO pada tahun 2023 sekitar 30% wanita usia 15-49 tahun diseluruh Indonesia mengalami anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor prediktor kejadian anemia pada remaja putri di MTs Darul Hikmah Kajhu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MTs Darul Hikmah Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar pada bulan Februari - Maret 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan total sampel 38 orang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar Hb menggunakan easy touch GCHb dan wawancara dengan kuesioner. Data univariat dianalisis secara deskriptif dan data bivariat dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh proporsi anemia pada remaja putri sebesar (47,4%). Ada hubungan antara status gizi (p=0,000), siklus menstruasi (p=0,004, pola makan (p=0,024) dengan kejadian anemia pada remaja. Disarankan kepada petugas kesehatan dapat meningkatkan upaya promotif dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait pencegahan anemia.

References

Aprilianti, A., & Sugesti, R. (2023). Hubungan pola menstruasi, pola makan dan keteraturan minum Fe terhadap anemia pada remaja di SMPN 1 Banyuresmi Kabupaten Garut tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1275–1289.

Astuti, E. R. (2023). Literature review: Faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 550–561. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.17341

Azzura, F., Fajria, L., & Wahyu, W. (2023). Siklus menstruasi pada kualitas tidur. Penerbit Adab.

Dewi, M. L. K., Maimunah, S., & Ekayamti, E. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan pola konsumsi makanan pada remaja putri di SMK Negeri 1 Ngawi. E-Journal Cakra Medika, 10(1), 1. https://doi.org/10.55313/ojs.v10i1.139

Dwihestie, L. K. (2018). Tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan orang tua tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Intan Husada, 6(2), 28–39.

Fauziah, R., Kabugung, E. I., Yuliantie, P., & Maolinda, W. (2023). Al-Tamimi Kesmas, 162–167.

Hafsah, & Safitri, M. E. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada remaja putri. Penerbit Nem.

Jaelani, M., Simanjuntak, B. Y., & Yuliantini, E. (2017). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 358–368. https://doi.org/10.26630/jk.v8i3.625

Marlena, A., Minata, F., & Yunola, S. (2023). Hubungan lama menstruasi, gaya hidup, dan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Negeri 1 Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi.

Nurjannah, S. N., & Putri, E. A. (2021). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Garawangi Kabupaten Kuningan. Journal of Midwifery Care, 1(2), 125–131. https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02.266

Pangestu, S. Y. D., Lestari, A. S., Priwardani, K., Abdullah, D. Z., Alettha, K. Z., Permatasari, I., & Samaria, D. (2022). Tingkat pengetahuan mengenai anemia pada remaja di SMA Negeri 1 Depok. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 3(2), 430–437.

Pibriyanti, K., Mardhatillah, M., Luthfiya, L., Damayanti, A. Y., Mufida, I., Handayani, C. K., & Fernandes, R. I. (2023). Hubungan status gizi, anemia, faktor stres dan kualitas tidur dengan siklus menstruasi remaja di pesantren. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 4(1), 14–19. https://doi.org/10.47065/jharma.v4i1.2918

Pramesti, A., Trisnadewi, N. W., Lisnawati, K., & Idayanti, S. (2022). Giat program CERIA cegah anemia remaja sebagai langkah pemutusan rantai kejadian stunting. Journal of Economic Perspectives, 2(1), 1–8.

Putri, K. M. (2018). Hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah I Kota Jambi tahun 2018. 7(1).

Putri, S. K., Jeki, A. G., & Fatmawati, T. Y. (2024). Status gizi, tingkat konsumsi zat gizi besi (Fe) dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri. Jurnal Diskursus Ilmiah Kesehatan, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.56303/jdik.v2i1.155

Qomarasari, D., & Mufidaturrosida, A. (2022). Hubungan status gizi, pola makan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas VIII di SMPN 3 Cibeber. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 6(2), 43–50. https://doi.org/10.36409/jika.v6i2.150

Rosdiana, D. S., Astuti, W., Insani, H. M., Fauza, A., & Prameswari, F. S. P. (2023). Gizi dalam daur kehidupan: Gizi remaja. CV Bayfa Cendekia Indonesia.

Rosida, L., & Dwihestie, L. K. (2020). Aktivitas fisik, status gizi dan pola makan pada remaja putri dengan anemia. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 7(2), 92–101. https://doi.org/10.31596/jkm.v7i2.504

Sari, D. S., Herawati, & Amalia, R. (2020). Hubungan lama menstruasi dan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 10(19), 18–23. https://doi.org/10.52047/jkp.v10i19.56

Sihaloho, E., Simamora, M. K., Dalimunthe, S. Y., & Ristiani, R. (2024). Asuhan Kebidanan pada Ny. D G1P0A0 Ibu Hamil 38 Minggu dengan Anemia Ringan: Laporan Kasus. Journal of Language and Health, 5(1), 1-6.

Siska, Y., & Masluroh. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 6 Bogor. 6, 1992–2002.

Suryani, L., Rafika, R., & Sy Gani, S. I. A. (2020). Hubungan pengetahuan dan sosial ekonomi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMK Negeri 6 Palu. Jurnal Media Analis Kesehatan, 11(1), 19–26. https://doi.org/10.32382/mak.v11i1.1513

Syabani Ridwan, D. F., & Suryaalamsah, I. I. (2023). Hubungan status gizi dan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Triyasa Ujung Berung Bandung. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 4(1), 8–15. https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.8-15

Tarigan, R. A., Roza, N., & Handayani, T. Y. (2022). Jurnal Kesehatan Saintika Meditory. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4, 78–84.

Taufika, Z., Ekawidyani, K. R., & Sari, T. P. (2020). Aku sehat tanpa anemia. Wonderland Family.

Wawan, A., & Dewi, M. (2018). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Nuha Medika.

Wirenviona, R., & Riris, A. A. I. D. C. (2020). Edukasi kesehatan remaja. Airlangga University Press.

Yanis, H., Apriyanti, F., & Hastuty, M. (2023). Hubungan pengetahuan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Perhentian Raja tahun 2022. Evidence Midwifery Journal, 2(3). https://doi.org/10.31004/emj.v2i3.10350

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Nst, K. K., Riza, N., & Nuraskin, C. A. (2026). Faktor Prediktor Kejadian Anemia Pada Remaja Putri . NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 19(1), 95–102. https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v19i1.1393

Issue

Section

Original research

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)